NILAI EKUIVALEN
Nilai
Ekuivalen adalah istilah yang digunakan untuk perhitungan biaya berdasarkan
proses. Semua unit yang diperhitungkan dalam penentuan biaya produksi per unit
adalah unit ekuivelen. Besarnya unit ekuivalen yang diperhitungkan tergantung
pada besarnya tingkat penyelesaian yang telah dicapai dalam kegiatan produksi,Dengan
begitu dapat disimpulkan semakin besar tingkat penyelesaian maka semakin besar
pula unit ekuivalennya. Sementara itu tingkat penyelesaian itu sendiri
menunjukkan seberapa besar unit tersebut sudah dibebani biaya produksi yang
meliputi biaya bahan baku, serta biaya tenaga kerja lansgung dan biaya overhead
pabriknya.
1. Istilah/metode yang digunakan
pada nilai ekuivalen
Dalam proses ekivalensi nilai ini digunakan
MARR (minimum attractive rate of return) sebagai sukubunga analisa. Besarnya
MARR ini tergantung dari: laju inflasi, sukubunga bank, peluangdan resiko
usaha.
Istilah yang sering digunakan pada nilai ekuivalen, yaitu :
1. Pv = Present Value (Nilai Sekarang)
2. Fv
= Future Value (Nilai yang akan datang)
3. An
= Anuity
4. I = Bunga (i = interest / suku bunga)
5.
n = Tahun ke berapa
6. P0
= pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu
7. SI
= Simple interest dalam rupiah
2. Penjelasan tentang istilah/metode
yang digunakan pada nilai ekuivalen
Present Value
Present
value adalah berapa nilai uang saat ini untuk nilai tertentu
di masa yang akan
datang. Present value bisa dicari dengan menggunakan
rumus future value atau dengan rumus berikut ini :
PV =
FV ( 1 + r )n
Rumus di atas mengasumsikan bahwa bunga digandakan hanya
sekali dalam setahun, jika bunga digandakan setiap hari, maka
rumusnya
menjadi :
PV = FV ( 1
+ r / 360)360n
Future
Value
Nilai
yang akan datang atau future value adalah nilai uang di massa yang akan datang
dengan tingkat bunga tertentu.Future value atau nilai yang akan datang dapat dihitung
dengan rumus sebagai berikut :
FV = PV ( 1 + r ) n
Rumus diatas mengasumsikan bahwa
bunga di gandakan hanya sekali dalam setahun, jika bunga digandakan setiap hari
, maka rumusnya menjadi:
FV = PV ( 1 + r /360 ) 360.n
3.
Contoh kasus
Contoh kasus PV :
Junanta
menginginkan agar uangnya menjadi Rp 5.555.444 pada 5 tahun yang akan datang.
Berapakah jumlah uang yang harus ditabung Junanta saat ini seandainya diberikan
bunga sebesar 5% per tahun?
Diketahui
:FV : Rp 5.555.444
r
: 5% = 0.05
n
: 5
Jawab
:Po = FV/(1+r)n
PV
= 5.555.444/(1+0.05)5
PV
= 4.352.836
Jadi
jumlah uang yang harus ditabung Thiyo adalah Rp 4.352.836
b. Jika pembayaran bunga dilakukan per hari,
per triwulan, per kuartal, dan per semester
PV
= FV/(1+(i/m))m.n
Alif
membeli sebuah laptop dengan merek BT secara kredit selama 144 bulan dengan
bunga 4% per tahun. Widya melakukan pembayaran bunga per triwulan. Jika jumlah
uang yang dibayarkan oleh Alif Rp 4.555.444. Berapakah mula-mula harga laptop
tersebut?
Diketahui
:FV : 4.555.444
r
: 4% = 0.04
n
: 144/12 = 12
m
: 12/3 = 4
Jawab
:PV = FV/(1+(i/m))m.n
Po
= 4.555.444/(1+(0.04/4))4.12
Po
= 2.825.562
Jadi
harga awal laptop Rp 2.825.562
Contoh
kasus FV :
Sebuah
perusahaan memperoleh pinjaman modal dari suatu bank sebesar Rp 5.000.000 untuk
membeli peralatan produksi dengan jangka waktu 5 tahun bunga yang dikenakan
sebesar 18 % per tahun. Berapa jumlah yang harus dibayar oleh perusahaan
tersebut pada akhir tahun ke 5?
Diketahui
:PV : Rp 5.000.000
r
: 18% = 0.18
n
: 5
Jawab
:FV = PV (1+i)n
FV
= Rp 5.000.000 (1+0.18)5
FV
= Rp 11.438.789
Jadi
jumlah yang harus dibayarkan perusahaan kepada bank pada akhir tahun kelima
sebesar Rp 11.438.789
b.
Jika pembayaran bunga dilakukan per hari, per triwulan, per kuartal, dan per
semester
FV
= PV (1+(i/m))m.n
Keterangan
:
FV
: Nilai pada masa yang akan datang
Po
: Nilai pada saat ini
r
: Tingkat suku bunga
n
: Jangka waktu
m
: Frekuensi pembayaran bunga per tahun
Contoh
:Junanta membeli sebuah mesin cuci dengan merek TB secara kredit selama 45
bulan seharga Rp 4.555.555 dengan bunga sebesar 5% per tahun. Bintan melakukan
pembayaran bunga per kuartal. Berapakah jumlah yang harus dibayarkan oleh
Junanta?
Diketahui
:PV : Rp 4.555.555
r
: 5% = 0.05
n
: 45/12 = 3.75 = 4
m
: 12/4 = 3
Jawab
:FV = PV (1+(i/m))m.n
FV
= 4.555.555 (1+(0.05//3))3.4
FV
= 5.555.003
Jadi
jumlah yang harus dibayar Junanta adalah Rp 5.555.003
4.
Contoh ekuivalensi nilai tahunan dan sekarang :
Sebuah kontraktor mengerjakan kegiatan ekonomi berikut.
membeli
buldozer Rp 325 juta
nilai jual lagi Rp 25 juta di tahun ke 5
biaya pemeliharaan dan pekerja Rp 3,5 juta per tahun
di tahun ke 3, 4, dan 5 ada biaya administrasi khusus Rp
1 juta per tahun
usia
ekonomis n=5 th dan i=12%
Hitung biaya yang harus disediakan oleh perusahaan
kontraktor dengan metode
a. tahunan
ekivalen,
jawab :
a.
Tahunan = 325 (A/P,12%,5) + 3,5 + [1(P/F,12%,3) +1(P/F,12%,4) +1(P/F,12%,5)]
(A/P,12%,5) – 25 (A/F12%,5)
= 90,25 jt
b.
Sekarang = 325 +
3,5(P/A,12%,5) +1(P/F,12%,3) +1(P/F,12%,4) +1(P/F,12%,5) – 25 (P/F,12%,5)
=
323.32 jt
Sumber
:
http://www.kampusexcel.com/fungsi-finansial-2007.html/2
http://keuangan-manajemen.blogspot.co.id/2012/12/present-value.html#uds-search-results
http://nurulfauuziyah.blogspot.co.id/2014/11/pengertian-dan-perhitungan-present_29.html
PENGERTIAN
CASH FLOW
Cash flow (aliran kas) merupakan
“sejumlah uang kas yang digunakan dan didapatkan dari aktivitas perusahaan, dengan
kata lain adalah aliran kas yang terdiri dari aliran masuk dalam perusahaan dan
aliran kas keluar perusahaan serta berapa saldonya setiap periode.
Hal utama yang perlu selalu
diperhatikan yang mendasari dalam mengatur arus kas adalah memahami dengan
jelas fungsi dana/uang yang kita miliki, kita simpan atau investasikan. Secara
sederhana fungsi itu terbagi menjadi tiga yaitu
Pertama, fungsi likuiditas, yaitu dana yang tersedia untuk tujuan
memenuhi kebutuhan sehari-hari dan dapat dicairkan/digunakan dalam waktu
singkat relatif tanpa ada pengurangan investasi awal
Kedua, fungsi anti inflasi, dana yang disimpan guna menghindari
resiko penurunan pada daya beli di masa datang yang dapat dicairkan dengan
relatif cepat.
Ketiga,capital growth, dana yang diperuntukkan untuk
penambahan/perkembangan kekayaan dengan jangka waktu relatif panjang..
Aliran kas yang berhubungan dengan
suatu proyek dapat di bagi menjadi tiga kelompok yaitu:
a) Aliran kas awal (Initial
Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan pengeluaran untuk
kegiatan investasi misalnya; pembelian tanah, gedung, biaya pendahuluan dsb.
Aliran kas awal dapat dikatakan aliran kas keluar (cash out flow)
b) Aliran kas operasional
(Operational Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan operasional
proyek seperti; penjualan, biaya umum, dan administrasi. Oleh sebab itu aliran
kas operasional merupakan aliran kas masuk (cash in flow) dan aliran kas keluar
(cash out flow).
c) Aliran kas akhir (Terminal
Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan nilai sisa proyek (nilai
residu) seperti sisa modal kerja, nilai sisa proyek yaitu penjualan peralatan
proyek.
LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN
Dalam menyusun sebuah laporan arus kas kita terlebih
dahulu akan menyusun data posisi keuangan agar mudah dalam menganalisis efek
kas dalam aktivitas perusahaan. Data posisi keuangan dapat kita peroleh dari
laporan laba/rugi konsolidasi dan neraca konsolidasi dua periode terkhir.
Selain itu data tersebut juga dapat diperoleh dari transaksi-transaksi
(data-data) khusus yang memiliki efek terhadap posisi keuangan perusahaan.
Setelah pemilihan data tersebut, kita juga perlu memverivikasi data yang telah tersusun kedalam salah satu kategori aktivitas perusahaan. Ini dapat kita ketahui melalui analisis efek perubahan saldo sebuah akun dalam jenis aktivitas yang dijalankan perusahaan.
Setelah pemilihan data tersebut, kita juga perlu memverivikasi data yang telah tersusun kedalam salah satu kategori aktivitas perusahaan. Ini dapat kita ketahui melalui analisis efek perubahan saldo sebuah akun dalam jenis aktivitas yang dijalankan perusahaan.
Ada
empat langka dalam penyusunan cash flow, yaitu :
1. Menentukan
minimum kas
2. Menyusun
estimasi penerimaan dan pengeluaran
3.
Menyusun perkiraan kebutuhan dana dari hutang yang dibutuhkan untuk menutupi
deficit kas dan membayar kembali pinjaman dari pihak ketiga.
4. Menyusun kembali
keseluruhan penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi financial dan
budget kas yang final.
Cash
flow memuat tiga bagian utama, yang terdiri dari:
1. Cash in flow, pada bagian ini
mengidentifikasi sumber-sumber dana yang akan diterima , jumlah dananya dan
waktu dalam periode tersebut, yang akan dihasilkan berupa penjualan tunai,
penjualan kredit yang akan menjadi piutang, hasil penjualan aktiva tetap dan
penerimaan lainnya. Perincian kas ini terdiri dari dua sifat, yaitu kontinyu
dan intermitan.
2. Cash out flow, pada bagian ini berhubungan
dengan pengidentifikasian semua kas yang sudah diantisipasi, antara lain
pembelian barang dagang baku, pembayaran hutang, upah, administrasi, dan
pengeluaran lainnya. Cash out flow juga punya dua sifat yang sama yaitu
kontinyu dan intermitan
3. Financing (pembiayaan), pada bagian ini
menunjukan besarnya net cash flow dan besarnya kebutuhan dana jika terjadi
deficit.
PERHITUNGAN
CASH FLOW
Dengan
menggunakan beberapa tabel dan diagram yang digunakan
umtuk
mengetahui aliran dana yang dipakai setiap periodenya. Untuk mengetahui lebih
jelas perhitungan cash flow berikut adalah contohnya:
Diminta
: Hitunglah jumlah kas bersih yang dihasilkan / digunakan dalam aktivitas
operasi untuk tahun 2009 baik menggunakan metode langsung maupun tidak langsung
!
Jawab
:
Metode Langsung/
Direct Method :
Arus
kas dari Kegiatan Operasi :
Kas
diterima dari pelanggan …………………………………… Rp. 775.000.000
(
Berasal dari Penjualan + Piutang yang dibayar )
Kas
dibayar untuk Persediaan …………………………………. ( Rp. 495.000.000 )
(
Berasal dari HPP + Penambahan persedian + Pen.Utang )
Kas
dibayar untuk Beban Operasi ……………………………... (
Rp. 62.000.000 )
Kas
dibayar untuk bayar bunga ………………………………... (
Rp. 10.000.000 )
(
Berasal dari beban bunga + utang bunga yg tlah dibayar )
Net
cash flow From Operating
Activities ………………….. Rp. 208.000.000
· Metode
Tidak Langsung / Indirect Method
Arus
kas dari Kegiatan Operasi :
Laba
Bersih ………………………………………………….. Rp.
150.000.000
Penurunan
dari Akun Piutang
………………………............. Rp. 25.000.000
Peningkatan
Persediaan …………………………………….... (
Rp. 30.000.000 )
Penurunan
dari akun Utang ………………………………….. (
Rp. 15.000.000 )
Penurunan
dari Utang Bunga ………………………………... (
Rp. 2.000.000 )
Net
cash flow from Operating Activities ……………………… Rp.
208.000.000
Ekonomi teknik (Engineering economy) adalah
ilmu yang mempunyai aspek-aspek dengan ekonomi dalam teknik yang terdiri dari
evaluasi sistematis dari biaya-biaya dan manfaat-manfaat usulan proyek-proyek
teknik. Pada dasarnya ekonomi teknik bertujuan untuk meningkatkan efisiensi
dari susatu proyek
1. Ruang lingkup ekonomi teknik
Ekonomi Teknik
(Engineering Economics) mencakup prinsip-prinsip dan berbagai teknis matematis
untuk pengambilan keputusan ekonomis. Dengan teknik-teknik ini, suatu
pendekatan yang rasional untuk mengevaluasi aspek-aspek ekonomis dari
alternatif-alternatif yang berbeda dapat dikembangkan.
Masalah yang dapat
diselesaikan menggunakan alnalisis ekonomi teknik adalah masalah yang memiliki tiga
karakteristik berikut:
1. Masalah yang cukup
penting, dan membutuhkan pemikiran serta usaha serius dalam memecahkan msaalh
tersebut.
2. Masalah yang
memerlukan analisis teliti yang mengorganisasikan setiap elemen masalah serta
konsekuensi yang mungkin terjadi, dan tidak dapat diselesaikan sekaligus.
3. Masalah memiliki
aspek ekononis yang cukup penting sebagai komponen yang mengarahkan
analisis pada keputusan.
2. Pengertian proposal teknik dan hubungannya
dengan ekonomi teknik
Proposal teknik adalah pengusulan suatu rancangan dari kegiatan
atau penelitian yang memerlukan dukungan dari individu ataupun kelompok, baik
secara formal maupun standar..
Hubungan antara ekonomi teknik dengan bidang elektro sangat erat
dan saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Jika usaha dalam bidang
elektro yang memerlukan pemecahan masalah dalam aspek ekonomi, maka ekonomi
teknik sangat diperlukan dalam hal ini. Jadi masalah yang terjadi dapat
diselesaikan dalam bidang elektro melalui analisis ekonomi Teknik.
Pada dasarnya, ekonomi teknik digunakan untuk mencari solusi
terbaik dari setiap alternatif-alternatif solusi yang ada. Pada dunia Elektro,
pencarian solusi terbaik ini sering kali digunakan saat pembuatan rangkaian,
pemilihan alat, pemilihan komponen, perancangan bisnis elektronika, dll.
3 Proses pengambilan keputusan
Jika kita dihadapkan
pada suatu kasus permasalahan pengambilan keputusan yang melibatkan lebih dari
satu alternatif, setidaknya kita dapat memilih alternatif untuk melakukan
sesuatu dan tidak melakukan sesuatu. Untuk memperoleh alternatif terbaik,
setiap alternatif tersebut harus dinilai dengan kriteria yang sama.
4. Tahapan-tahapan
pross pengambilan keputusan
1. Membuat alternatif
(keputusan) : Pemilihan keputusan diantara alternatif-alternatif perlu
diidentifikasi dan kemudian didefinisikan untuk analisis-analisis selanjutnya.
2. Fokuskan pada
perbedaan-perbedaan : Jika semua alternatif yang layak tepat sama, maka tidak
ada dasar atau perlunya perbandingan.
3. Gunakan sudut
pandng yang konsisten : Hasil-hasil yang prospektif dari alternatif-alternatif
harus dikembangkan secara konsisten dari sudut pandang yang telah
didefinisikan.
4. Gunakan satu ukuran
umum : Dengan menggunakan satu pengukuran yang
umum untuk menghitung sebanyak mungkin hasil-hasil prospektif akan mempermudah
analisis dan perbandingan alternatif yang di dapat.
5. Pertimbangkan
kriteria yang relevan : Pemilihan alternatif yang disukai memerlukan penggunaan
satu atau beberapa kriteria. Proses keputusan ini harus mempertimbangkan baik
hasil yang dinyatakan dalam satuan monetr yang dinyatakan dalam satuan
pengukuran lain.
6. Membuat tugas suatu
ketidakpastian : Ketidakpastian terkadang langsung memproyeksikan atau
memperkirakan hasil-hasil alternatif di masa datang dan harus dikenali dalam
analisis dan perbandingannya.
7. Tinjau kembali
keputusan-keputusan anda : Perbaiki hasil keputusan terhadap hasil dari suatu
proses penyesuaian diri terhadap yang dapat dipraktekkan secara luas, hasil
yang diperkirakan semula dari alternatif terpilih secara berturut-turut harus
dibandingkan dengan hasil sebenarnya.
5. Analisis
pengambilan keputusan
Analisis pengambilan keputusan dapat dilakukan
dengan dua cara, yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis
kualitataif dilakukan berdasarkan pertimbangan dan pengalaman manajemen.
Analisis tersebut biasanya dilakukan jika masalah yang dihadapi relatif
sederhana dan pengambil keputusan memiliki pengalaman akan masalah sejenis.
Jika masalah yang dihadapi lebih rumit dan pengambil keputusan belum memiliki
pengalaman, maka analisis kuantitatif patut dipertimbangkan dalam analisis
pengambilan keputusan.
6. Prosess
pengambilan keputusan
Dalam keadaan tertentu kita selalu dihadapkan
pada permasalahan dalam pengambilan keputusan yang melibatkan lebih dari satu
alternatif, setidaknya alternatif untuk melakukan sesuatu (do action) dan tidak
melakukan sesuatu (do nothing). Untuk memperoleh alternatif terbaik, setiap
alternatif tersebut harus dinilai dengan kriteria yang sama. Langkah-langkah
pengambilan keputusan dapat dilihat pada gambar berikut.
Pengambilan
keputusan dalam ekonomi teknik hampir selalu berkaitan dengan penentuan layak
atau tidaknya suatu alternatif investasi dilakukan dan penentuan yang terbaik
dari alternatif-alternatif yang tersedia. Proses pengambilan keputusan ini
terjadi karena :
1. Biasanya
setiap investasi atau proyek bisa dikerjakan dengan lebih dari satu cara
sehingga harus ada proses pemilihan,
2. Karena
sumber daya yang tersedia untuk melakukan suatu investasi terbatas sehingga
tidak semua alternatif bisa dikerjakan, namun harus dipilih yang paling
menguntungkan
Seperti halnya pengambilan keputusan
pada bidang-bidang yang lain, pengambilan keputusan pada ekonomi teknik harus
melalui suatu langkah-langkah yang sistematis mulai dari mendefinisikan
alternatif-alternatif investasi sampai pada penentuan alternatif yang terbaik.
Hampir semua proses pengambilan keputusan dimulai dari adanya ketidakpuasan
terhadap suatu hal atau adanya pengakuan terhadap suatu kebutuhan sehingga
pembuat keputusan merasa perlu untuk melakukan sesuatu yang berkaitan dengan
hal itu. Proses pengambilan keputusan akan berakhir dengan rencana untuk
memperbaiki ketidakpuasan atau memenuhi kebutuhan tadi.
Untuk menggabungkan kondisi awal dan
akhir dari proses pengambilan keputusan maka secara umum langkah-langkah yang
diambil adalah :
1. Memformulasikan
permasalahan, termasuk di antaranya menentukan ruang lingkup secara umum yang
menggambarkan kondisi awal dan akhir yang dihubungkan dengan proses “kotak
hitam” yang belum diketahui. Artinya, pada tahap ini hanya perlu diformulasikan
permasalahan apa yang dihadapi dan kondisi apa yang diharapkan setelah suatu
solusi diterapkan, tanpa harus menyatakan bagaimana cara atau metoda solusi
yang akan digunakan.
2. Menganalisis
permasalahan untuk menyatakan permasalahan tersebut dengan lebih detail
termasuk memformulasikan tujuan, sasaran, kendala yang dihadapi, variabel
keputusan yang harus dicari nilainya, serta kriteria keputusan yang akan
digunakan. Tahap ini menjadi begitu penting karena kelemahan atau kesalahan
yang terjadi di sini akan berakibat langsung pada keputusan yang akan diambil.
3. Mencari
alternatif-alternatif solusi dari permasalahan yang dianalisis. Tahap ini
membutuhkan kreativitas dalam menemukan alternatif-alternatif solusi.
Seringkali tahap ini digabungkan langsung dengan tahap evaluasi alternatif.
Sebagai akibatnya, usaha pencarian alternatif sering dihentikan setelah
ditemukan alternatif yang dinilai layak secara ekonomis walaupun sebenarnya
masih ada alternatif yang lebih baik.
4. Memilih
alternatif terbaik melalui pengukuran performansi masing-masing alternatif dan
dibandingkan dengan kriteria keputusan yang telah ditetapkan.
Alternatif-alternatif yang masih akan dibandingkan antara satu dengan yang
lainnya untuk selanjutnya dipilih yang terbaik.
Secara prinsip dapat dikatakan bahwa
proses pengambilan keputusan dalam ekonomi teknik juga tidak lepas dari proses
penentuan alternatif-alternatif dan pemilihan alternatif terbaik.
Langkah-langkah penentuan alternatif adalah langkah yang cukup teknis. Langkah
ini tidak akan bisa dilakukan dengan baik tanpa keterlibatan orang-orang yang
mengetahui seluk beluk teknis dari berbagai hal yang berkaitan dengan proses
yang dihadapi. Selanjutnya, langkah pemilihan alternatif dalam ekonomi teknik
senantiasa dilakukan dengan mengukur performansi ekonomi dari masing-masing
alternatif sehingga keterlibatan orang-orang yang mengerti tentang analisis
ekonomi sangat dibutuhkan. Seorang pengambil keputusan yang berkaitan dengan
ekonomi teknik harus mampu mensistesis berbagai informasi yang mendukung, baik
yang berasal dari data-data masa lalu, maupun yang berupa prediksi kondisi
masa-masa yang akan datang. Dalam melihat performansi ekonomi suatu alternatif,
seorang pengambil keputusan harus bisa mendapatkan gambaran kondisi keuangan
yang berkaitan atau yang sejenis dengan alternatif tersebut. Peranan seorang
akuntan dalam menyajikan informasi-informasi keuangan masa lalu menjadi sangat penting
dalam kaitan ini. Di sisi lain seorang ahli ekonomi teknik diharapkan bisa
melakukan analisis-analisis ke depan berkaitan dengan aliran kas (cash flow)
yang bisa dihasilkan dan atau diperlukan oleh suatu alternatif yang ditawarkan.
7. Pemecahan
masalah dalam ekonomi teknik
Dalam pengabilan keputusan adalah
mengenali masalah yang ada. Suatu masalah timbul apabila ada perbedaan antara
keinginan yang di tetapkan dengan keadaan yang sesungguhnya terjadi. Adanya
perbedaan ini tidak menjamin bahwa seseorabg akan langsung membuat keputusan
untuk menyelesaikan masalah. Pertama, yang harus kita lakukan yaitu mengetahui
adanya perbedaan. Kita harus mengetahui adanya masalah sebelum mulai mencari
pemecahan masalah. Kedua, menyadari adanya perbedaan antara keinginana yana di
tetapkan dan kenyataan yang sesungguhnya tidaklah cukup untuk memulai
pengambilan keputusan. Kita harus termotivsi untunk mengurangi perbedaan
tersebut. Ketiga, selain hal-hal tersebut kita juga harus memiliki
peengetahuan, keterampilan, kemampuan, dan sumbe-sumber daya untuk
menyelesaikan masalah tersebut
Contoh Kasus dan Pemecahanya
Pengendalian material disuatu pabrik
dilakukan secara manual. Biaya yang diperlukan untuk gaji karyawan yang
mengoperasikan pengendalian material tersebut (termasuk gaji lembur, asuransi,
biaya cuti dan sebagainya) ditaksir tiap tahun Rp. 9.200.000,00
Pengendalian secara manual ini disebut
alternatif A.
Untuk menekan gaji karyawan yang
cenderung meningkat, pabrik tersebut ingin mengganti pengendalian material
tersebut dengan yang otomatis (alternatif B) yang harganya adalah Rp.
15.000.000. Dengan menggunakan pengendalian otomatis tersebut, gaji karyawan
ditaksir akan berkurang menjadi Rp. 3.300.000 tiap tahun. Biaya pengoperasian
yang terdiri atas biaya listrik, pemeliharaan dan pajak masing-masing-masing
tiap tahun adalah Rp. 400.000, Rp.1.100.000, dan Rp. 300.000. Jika pengendalian
otomatis yang digunakan ada pajak ekstra sebesar Rp. 1.300.000 tiap tahun.
Pengendalian otomatis tersebut dapat dipakai selama 10 tahun dengan nilai akhir
nol. Jika suku bunga i = 9% (MARR), tentukan alternatif mana yang dipilih.
Pertama-tama dibuat terlebih dahulu tabel aliran kas tersebut :
Jawab :
NPW = 0 = -15.000.000 + 2.800.000 (P/A,
i%, 10)
Atau NAW = 0 = -15.000.000 (A/P, i%, 10)
+ 2.800.000
Dengan cara coba-coba diperoleh i =
13,3%.
Karena i = 13,3% > 9% maka pilih
alternatif B karena lebih ekonomis.
Jika digunakan perhitungan EUAC maka
diperoleh :
EUAC (A) = Rp. 9.200.000
EUAC (B) = 15.000.000 (A/P, 9%, 10) + 3.300.000
+ 400.000 + 1.100.000 + 300.000
+ 300.000 = Rp. 8.737.000
Ketua KPK: Sapu
Kotor Tidak Bisa Membersihkan, Harus Ada Reformasi di MA
Jabbar
Ramdhani - detikNews
Jakarta - Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut pemberantasan korupsi harus digaungkan
semua elemen. Masyarakat harus terlibat membudayakan gerakan antikorupsi.
"Upaya pemberantasan korupsi, jamaahnya hari ini masih kecil. Seperti jamaah salat subuh. Kita melihat penting tapi masih kecil yang ikut," ujar Agus dalam Konvensi Antikorupsi yang diselenggarakan Pemuda Muhammadiyah di Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2016).
Agus juga menyinggung soal kembali adanya oknum peradilan yang terjerat kasus suap. Untuk memutus budaya korupsi, diperlukan reformasi fundamental.
"Saya menggunakan istilah Pak Rizal Ramli, kalau kita menggunakan sapu yang kotor, maka kita tidak akan bisa membersihkan sesuatu," ujar Agus.
"Para hakim, panitera dan jaksa kembali terjerat kasus. Kalau segera kita sadari semua harus ada reformasi yang fundamental di MA, karena arahnya ke situ," tambahnya.
Dalam hal pembenahan sistem, Agus ingin sistem single identity number diberlakukan. Sistem ini dirasa penting, sebab menurut Agus, banyak pemilik perusahaan yang mengemplang pajak.
Di Indonesia sebut Agus ada orang yang tidak membayar pajak penghasilan karena pendapatan perusahaannya masuk ke rekening pribadi. Akibatnya jumlah pemasukan perusahaan tidak terdeteksi.
Pemberantasan korupsi harus pula diikuti oleh masyarakat. KPK berencana memperkenalkan sebuah aplikasi yang dapat dipunya oleh masyarakat. Aplikasi ini dapat diunduh ke dalam ponsel pintar.
Nantinya dengan aplikasi tersebut, masyarakat akan ikut melakukan pengawasan terhadap fasilitas umum dan perilaku para pejabat publik.
"Dalam beberapa saat lagi kami akan perkenalkan aplikasi check my shcool, check my hospital juga check my permit yang bisa mengecek perizinan di kabupaten/kota," kata Agus.
"Sehingga Anda dapat mengontrol jalannya sekolah, rumah sakit dan layanan masyarakat. Dengan begitu bisa lebih masif lagi mengontrol birokrat dan pejabat," tutur Agus.
(fdn/fdn)
"Upaya pemberantasan korupsi, jamaahnya hari ini masih kecil. Seperti jamaah salat subuh. Kita melihat penting tapi masih kecil yang ikut," ujar Agus dalam Konvensi Antikorupsi yang diselenggarakan Pemuda Muhammadiyah di Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2016).
Agus juga menyinggung soal kembali adanya oknum peradilan yang terjerat kasus suap. Untuk memutus budaya korupsi, diperlukan reformasi fundamental.
"Saya menggunakan istilah Pak Rizal Ramli, kalau kita menggunakan sapu yang kotor, maka kita tidak akan bisa membersihkan sesuatu," ujar Agus.
"Para hakim, panitera dan jaksa kembali terjerat kasus. Kalau segera kita sadari semua harus ada reformasi yang fundamental di MA, karena arahnya ke situ," tambahnya.
Dalam hal pembenahan sistem, Agus ingin sistem single identity number diberlakukan. Sistem ini dirasa penting, sebab menurut Agus, banyak pemilik perusahaan yang mengemplang pajak.
Di Indonesia sebut Agus ada orang yang tidak membayar pajak penghasilan karena pendapatan perusahaannya masuk ke rekening pribadi. Akibatnya jumlah pemasukan perusahaan tidak terdeteksi.
Pemberantasan korupsi harus pula diikuti oleh masyarakat. KPK berencana memperkenalkan sebuah aplikasi yang dapat dipunya oleh masyarakat. Aplikasi ini dapat diunduh ke dalam ponsel pintar.
Nantinya dengan aplikasi tersebut, masyarakat akan ikut melakukan pengawasan terhadap fasilitas umum dan perilaku para pejabat publik.
"Dalam beberapa saat lagi kami akan perkenalkan aplikasi check my shcool, check my hospital juga check my permit yang bisa mengecek perizinan di kabupaten/kota," kata Agus.
"Sehingga Anda dapat mengontrol jalannya sekolah, rumah sakit dan layanan masyarakat. Dengan begitu bisa lebih masif lagi mengontrol birokrat dan pejabat," tutur Agus.
(fdn/fdn)
(sumber : detik.com)
Tanggapan
terhadap kasus :
Saya
rasa memang perlu ada reformasi dikarenakan sudah tidak becusnya MA menangani
sejumlah kasus, karena banyak hakim yang terjerat kasus suap, sehingga ini
menjadi merupakan ancaman nasional ketika para hakim yang harusnya berlaku adil
tetapi malah memihak ke suatu golongan karena golongan tersebut telah mensuap
hakim tersebut
Jika
para hakim sudah tidak adil lagi,maka kasus seperti KKN di negeri ini dapat dengan
subur merajalela,para pelaku dapat dengan mudah mencuci uang rakyat dalam
jumlah dan jika tertangkan tinggal suap hakim, kalaupun di masukan
penjara,pelaku mendapatkan sel setara hotel dengan masa hukuman yang relatif
sebentar
Jika hakim di MA adil dan
tegas dalam menghukum, kejahatan khususnya KKN di negeri ini akan berkurang,
dan dana yang tidak di korupsi dapat terdistribusi dengan tepat dan benar
sehingga dapat menaikan kesejahteraan rakyat
Demodulasi fm
Demodulasi
fm adalah cara untuk mengembalikan sinyal modulasi menjadi sinyal informasi dan
carier,cara kerja rangkaianya adalah sebagai berikut
Cara kerja
demodulator FSK:
•
Sinyal
FSK masuk ke alat diskriminator (alat pencacah sinyal).
•
Sinyal
keluaran diskriminator merupakan sinyal FM-AM
•
Sinyal FSK sudah dirubah sesuai pola data,maka dapat digunakan detektor
selubung(yang
menghasilkan frekuensi selisih)
dan LPF untuk merecovery sinyal data yang dibawa sinyal FSK, tapi output dari
LPF ini masih merupakan sinyal analog.
•
Akhirnya
terjadilah proses regenerasi yaitu untuk mengembalikan pola data ke bentuk
sinyal diskrit.
berikut adalah gambar rangkaianya :
Rangkaian FM Modulator
diatas merupakan rangkaian modulasi fm sederhana yang menggunakan IC 555,
dimana sinyal modulasi yang dipenggaruhi oleh rapat renggangnya frekuensi pada
sinyal informasi. Dengan rangkaian di atas nilai dari sinyal FM yang diinginkan
bisa didapatkan dengan perhitungan frekuensi IC 555 pada umumnya yang
ditentukan oleh resistor 6,8 K dan 3,3 K serta kapasitor 0,1 uF. Untuk
mendapatkan besar frekeunsi yang lain anda tinggal mengganti salah satu atau
ketiga komponen tersebut(kapasitor dan resistor di atas.
Tapi jika anda menginginkan daya yang lebih anda bisa menambahkan rangkaian penguat RF pada bagian output rangkaian ini. Sehingga sinyal hasil termodulasi tersebut bisa diperkuat dengan bantuan rangkaian pendukung
Tapi jika anda menginginkan daya yang lebih anda bisa menambahkan rangkaian penguat RF pada bagian output rangkaian ini. Sehingga sinyal hasil termodulasi tersebut bisa diperkuat dengan bantuan rangkaian pendukung
sumber ( http://indelektro.blogspot.co.id/2010/07/rangkaian-fm-modulator-ic-555-prinsip.html
)
1. Apakah definisi dari telekomunikasi ?
telekomunikasi
adalah suatu teknik atau cara untuk mengirim atau menyampaikan informasi dari
suatu tempat ke tempat lain yang di tuju
2. Sebutkan sarana atau media yang bisa digunakan
untuk komunikasi ?
Media
komunikasi tradisional :
1. Semaphore
2. Kentongan
3. Morse
4. Telepon kaleng
5. Surat
6. Telegraf
Media
komunikasi modern :
1. Komputer
2. Telepon
3. Fax
4. Televisi
5. Radio
6. HandPhone
3. Sebutkan dan jelaskan saluran transmisi yang di gunakan untuk berkomunikasi ?
Saluran
transmisi adalah suatu sistem yang berguna megirim informasi melalui suatu
media agar informasi dapat sampai pada penerima,berikut adalah saluran
transmisi yang di gunakan untuk berkomunikasi :
Media transmisi
fisik
Media ini biasa disebut juga sebagai media
transmisi terbimbing (guided
trans-mission media).Pada transmisi fisik terdapat berbagai macam bahan
(kabel) sesuai ketahanan,daya kirim yang berbeda.
1. Sepasang kawat telanjang (open two wire line/OWL)
2. Sepasang saluran terbungkus (shielded pair)
3. Saluran satu sumbu (coaxial line)
4. Bumbung gelombang (waveguide)
5. Saluran serat optik (fiber optic).
Media Transmisi
Non-fisik
Media ini biasa
disebut juga sebagai media transmisi tidak terbimbing (non-guided transmission media), Karena tidak terbimbing, maka
sinyal yang dikirim yang merupakan gelombang elektromagnetik, akan menyebar ke
semua arah sesuai gelombang antena yang digunakan.
1. Gelombang
Mikro
2. Satelit
3. Inframerah
4. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis modulasi analog ?
• Amplitude
Modulation (AM)
AM (modulasi amplitudo) adalah modulasi dimana
amplitudo sinyal carriernya berubah sesuai perubahan dari amplitudo sinyal
input. Adapun frekuensi dan fasa sinyal carrier tidak berubah.
• Frequency
modulation (FM)
FM (modulasi frekwensi) adalah modulasi dimana
frekwensi sinyal carriernya berubah sesuai besarnya ampiltudo dari signal
informasi. FM ini lebih tahan noise dibanding AM.
• Phase
Modulation (PM)
PM atau modulasi fasa adalah modulasi dimana fasa
sinyal carrier berubah sesuai kelakuan dari amplitudo sinyal input.
5. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis propagansi gelombang ?
Propagansi
adalah proses perambatan gelombang,berikut adalah jenisnya
Jenis-jenis propagasi gelombang radio :
• Propagasi
Gelombang Tanah
Gelombang tanah merambat pada permukaan tanah yang
mengikuti lengkungan bumi. Perambatan ini sangat kuat pada daerah frekuensi 30
kHz – 3 MHz. Di atas frekuensi tersebut permukaan bumi akan meredam (menyerap)
sinyal radio, karena benda-benda di bumi menjadi satu ukuran dengan panjang
gelombang sinyal. Biasanya sinyal AM merambat pada lintasan ini.
• Propagasi
Gelombang Langit
Gelombang langit di arahkan oleh antena ke lapisan
ionosfir yang terletak di atmosfir dan dibelokan kembali ke bumi. Ada beberapa
lapisan ionosfir yakni lapisan D , E, F1 dan F2, di langit yang dapat berubah-ubah
menurut waktu, dan sangat mempengaruhi perambatan sinyal. Lapisan D dan E
adalah lapisan yang paling jauh dari matahari yang menyebabkan kadar
ionisasinya rendah. Lapisan ini hanya ada pada siang hari, dan cenderung
menyerap sinyal pada daerah frekuensi 300 kHz – 3 MHz.
• Propagasi
Gelombang Langsung
Pada propagasi ini, sinyal yang dipancarkan oleh
antena pemancar langsung diterima oleh antena penerima tanpa adai pantulan,
disebut Line Of Sight (LOS). Karena perambatannya harus langsungdi arahkan ke
antena penerima, maka jika lokasi- lokasi antena penerimanya terhalang, maka tidak
akan menerima sinyal (blocked spot). Jarak transmisi yang dapat dijangkau pada
propagasi LOS relatif pendek dan dibatasi oleh tinggi antenna pemancar dan
penerimanya.
